Waspadalah! Remaja Kita Lebih Mikir Girlband daripada…

0

Posted by Nur Maulidiyah | Posted in my Activity | Posted on 22-04-2012

Tags: , , , , , , ,

Sekitar seminggu yang lalu. Siang itu seperti biasa, aku menjelejah dunia maya. Mengecek pesan yang masuk di email, facebook, dan menengok twitter. Sekilas melihat TTWW ( Trending Topic World Wide) ada yang berbahasa Indonesia, mungkin bukan hanya kala itu ada TTWW yang berbahasa Indonesia, mengingat pengguna twitter di Indonesia sangat banyak dan intensitas mereka nge-twit mulai dari hal-hal yang penting seperti kenaikan bbm sampai yang amat sangat tidak penting seperti kala itu ” cherrybelle mencari 2 personil baru”.

Mungkin ada beberapa dari kita tidak tahu siapa itu cherrybelle, semacam grup balet atau merk permen :-) . Tetapi yang pernah melihat acara TV, sein mengeok prtal-portal berita mungkin tahu ada semacam demam girlband/ boyband di Indonesia. Bahan ada ajang pencarian bakat khusus mencari. Bayangan saya yang anamanya girband/boyband itu bawa alat musik , lha ternyata mereka cuma nyanyi-nyanyi lipsing sama joget-joget .

Jujur, saya sendiri tahunya awal girlband dengan nama aneh-aneh dari adik saya yang mulai ‘keracunan’ girlband. Apa istimewanya, mereka cewek-cewek dengan pakaian yang naudzubillah d atas lutut pakaiannya, dan yang lebih menyentakkan mereka, remaja usia SD SMP di tempat saya hafal lagu dan gerakannya persis. Bahkan ternyata memang itu dibuat semacam kontes dan diupload di youtube. Plis bu, dicek di youtube ada tidak putri-putri anda? Mereka usia 6 tahun- SMP pakai celana ala cherrybelle yang lebih dari mini, berjoget-joget dengan formasi yang aneh . Miris! Demi apa ? saya bertanya-tanya? Adik saya sendiri, kelas 5 SD, setelah diberitahu efek negatif macam-macam, tidak langsung menuruti walau akhirnya sedikit banyak mau tahu . Padahal adik saya itu jarang nonton televisi, dia sehabis sekoah mondok menghafalkan quran ibu2. Betapa pergaulan mereka ahh *spechless*.

DEMI APA?
Sekali lagi demi apa? sama dengan trending topik saat itu. Demi apa cherrybelle mencari 2 personil baru masuk TTWW, dan demi apa pula akhirnya kabar tentang keluarnya 2 anggota cherrybelle menjadi acara khusus di stasiun televisi dan ditayangkan dengan durasi penuh *kurang tahu kapan karena saya cuma tahu di youtube*.

Saya belum pernah melihat misalnya ada remaja Indonesia yang menang olimpiade fisika atau matematika, atau tim mahasiswa memenangkan lomba robot internasional ditayangkan di jam -jam premier dengan durasi full. Kalaupun ada, mungkin di acara kick andy, yang beberapa orang dibahas menjadi satu , dan tidak pernah menjadi TT indonesia apalagi TTWW.

Lalu demi apa, konferensi pers sambil nangis-nangis bombay keluarnya 2 personil cewek dari 9 orang menjadi acara khusus di jam premier. Dan menjadi kicauan di twitter
“Kami twibi twiboys selalu mendukung Wendev walau sdh tdk di cherrybelle”
“ahh tidak terima chibi pecah “

dan twit-twit lain yang jumlahnya amat banyak *ya iya sampai jadi TTWW*. Bahkan sampai 2 personil yang keluar diundang di acara talkshow secara khusus. Dan masih diberitakan di portal-portal media sampai sekarang dengan tanggapan yang banyak.

Haloooooooo??

Media Masih Pentingkan Profit dan liberalisme

Tentu kata-kata saya tidak berlebihan, kalau bukan demi profit kenapa mereka sam pai begitu seterkenalnya karena dongkrakan media televisi. Saya Ingat betul , bahwa serangan pemikiran ke dunia ketiga terus ada berupa FUN. Kalau remaja usia produktif begitu ’serius ‘ memikirkan kenapa personel chery belle keluar lalu siapa yang memikirkan kebangkitan , prestasi, dan lain sebagainya.
Sungguh eman ( sayang:red) airmata mereka digunakan untuk itu, bukan karena mereka sadar melihat kemaksiatan dimana-mana, bukan karena melihat penderitaan saudara-saudara mereka yang muslim satu tubuh di Syria Palestina, atau sekedar karena melihat teman mereka yang untuk sekolah harus sekolah seperti siti penjual bakso juga siti-siti lainnya.

Tentu ada dong mbak remaja yang peduli? Tentu, tentu saya katakan ada tetapi mereka adalah minoritas, sangat minoritas.cSangat sedikit remaja yang tersadar kita terjajah secara ekonomi, pemikiran. Acara -acara -acara ilmiah maupun kajian Islam pun tidak seramai mengantri tiket konser boyband Korea *ini hanya mengantri beli tiketnya*.

Beginilah saat media begitu dibebaskan dan tidak diarahkan oleh pemerintah , mungkin beberapa tahun ke depan jangan heran jika rok-rok remaja putri semakin minim , aurat dimana-mana, dna mereka akan menangis bombay hanya demi personel girlband atau boyband yang jarinya terjepit.Naudzubillah

Tentu kita sediihhh , sedih sekali , lalu bagaimana kita hanya orang kecil?

Kita semua tahu kata-kata kita tidak kecil, tulisan-tulisan kita sangat berarti untuk perubahan bahkan revolusi. Mulailah berkampanye untuk kebaikan. Mari kita kembali ke fitrah, kembali mengenal Syariah Islam, mengenalkan pada adik-adik kita, anak-anak kita. Dan tentu yang sangat penting peran dari Negara mengarahkan media dan membuang liberalisme sejauh-jauhnya.

Kartini Berjuang Agar Wanita Sekolah, Bukan untuk Meninggalkan Rumah

0

Posted by Nur Maulidiyah | Posted in my Activity | Posted on 20-04-2012

Tags: , , , , , , ,

Dari Gelap Menuju Cahaya

Bicara  bulan April, kita akan sering mendengar sosok Ibu kita Kartini . Masih belum lekang dalam pikiran saya, lagu ibu kita Kartini  bahkan note-note pianonya sampai sekarang . Pahlawan yang namanya tak lekang masa  di saat idola remaja perempuan saat ini kebanyakan artis, penyanyi Idol, girlband atau boyband Korea. Dan idola ibu-ibu adalah artis sinetron.

Ya, Kartini adalah sosok yang teringat di benak karena ia memperjuangkan agar wanita memperoleh pendidikan, mendapatkan sekolah. Karena memang d tangan wanitalah sekolah pertama bagi generasi selanjutnya. Dari Gelap Menuju Cahaya, adalah cita beliau.

Tetapi kini nama Kartini dicatut untk meperjuangkkan ide-ide kebebasan yang jauh dari apa yang diperjuangkan kartini. Ide itu bernama Keadilan dan kesetaraan gender, yang menuntut wanita ramai-ramai keluar dari rumah , sama dengan laki-laki  dan memperoleh kebebasannya walau akhirnya melahirkan perempuan-perempuan yang mengumbar auratnya demi eksistensi dan beberapa ide yang justru mengeluarkan wanita dari fitrahnya dengan merubah hukum Allah seperti soal warisan , imam, thalaq, dan lain-lain.

Atas nama perjuangan Kartini, saat ini para wanita justru terjebak pada nilai-nilai liberalisasi dan ide-ide Barat yang justru ditentang oleh sang pahlawan.

Memang pada awalnya Kartini menjadikan Barat sebagai panutan dan kiblat utk melepaskan diri dari kungkungan adat. “Pergi ke Eropa. Itulah cita-citaku sampai nafasku yang terakhir” (Surat Kartini kepada Stella, 12 Januari 1900).

Di tengah kuatnya kungkungan adat dan derasnya serangan pemikiran Barat, Kartini mencoba mencari jawaban. Tahun-tahun terakhir sebelum wafat, Kartini menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang bergolak di dalam pemikirannya. Ia mencoba mendalami ajaran yang dianutnya, yaitu Islam. Ajaran Islam pada awalnya tak mendapat tempat di benak Kartini.

Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya. Tapi sayang belum selesai diterjemahkan seluruh Al Quran ke dalam bahasa Jawa oleh Kyai Sholeh Darat (sebagai guru ngaji Kartini) sang Kyai meninggal dunia.

Andai saja Kartini sempat mempelajari keseluruhan ajaran Islam (Al Quran) maka tidak mustahil jika ia akan menerapkan semaksimal mungkin semua kandungan
ajarannya. Kartini sangat berani untuk berbeda dengan tradisi adatnya yang sudah terlanjur mapan. Kartini juga memiliki modal ketaatan yang tinggi terhadap
ajaran Islam. Pada mulanya beliau adalah sosok paling keras menentang poligami. Tetapi setelah mengenal ajaran Islam, beliau mau menerimanya.

Perjuangan yang kini dilakukan oleh para feminis, pembela hak-hak wanita sangat jauh dari ruh perjuangan Kartini. Kartini tidak menuntut persamaan hak dalam segala bidang. Kartini hanya menuntut agar kaum wanita diberi hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Tak lebih dari itu.

Kartini bertekad untuk menjadi seorang muslimah yang baik dengan memenuhi seruan Surat Al Baqarah ayat 193 dan seruan dalam surat Al Baqarah ayat 257. Allah berfirman:

“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya”.

Minazh-Zhulumaati ilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya telah mendoronganya untuk merubah diri dari pemikiran yang salah kepada ajaran Allah.

Tak berlebihan jika kita menyimpulkan bahwa tujuan
Kartini adalah mengajak setiap wanita untuk menjadi muslimah yang memegang teguh ajaran agamanya.
Seperti apa yang ditulis Kartini dalam suratnya kepada Ny.Abendanon, (27 Oktober 1902).

“…, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri
menganggap masyarakat Eropa itu sempurna ? dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?”

Memang boleh wanita berkiprah di publik maupun bekerja tetapi tidak boleh melalaikan tugasnya yang utama, yang fitrah sebagai istri dan pendidik generasi . Jangan sampai masa-masa emas justru diserahkan didik oleh selain ibunya. Dan saa ia dewasa kita hanya terpongah dan bertanya, kenapa anakku menjadi seperti ini?

Sudah Siapkah Kita Menjemput Ajal?

0

Posted by Nur Maulidiyah | Posted in seorang muslim | Posted on 15-04-2012

Tags:

Smsku berbunyi mengabarkan  berita duka yang mengiris hati, kabar tentang meninggalnya seorang akhwat di Malang. Membaca namanya, aku pun memutar kembali memoriku. Aku mungkin pernah bertemu dengan beliau di beberapa acara majelis ta’lim dan masyiroh hizbut tahrir . Tetapi kami tidak dekat. Walau begitu , aku merasa sangat dekat dengannya dan merasakan kesedihan yang sangat. Bagaimana tidak, sang akhwat meninggal dengan kondisi penyakit yag tidak tetangani karena keterbatasan dana -yang teman-teman dekatnya pun tidak tahu- karena sang akhwat dan keluarga tidak mau merepotkan orang lain. Sang akhwat , sebut saja mbak zahra, meninggalkan 3 anaknya yang masih balita. dan 1 yang masih menyusui . Mbak  Zahra yang selama ini dikenal tanpa keluhan, mengagetkan banyak orang  denga kepergiannya yang begitu mendadak. Begitulah ajal, saat datang maka tidak ada seorangpun yang mampu menolak nya. Keesokan harinya setelah mendapat sms, saya yang saat itu sedang di rumah ibu mertua, kembali ke Malang untuk mengetahui kondisinya lebih lanjut. Begitu miris, karena  ternyata penyakit yang diidap mbak Zahra sudah lama dan tidak mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan

Lain lagi dengan kisah salah satu teman di twitter, yang menjemput ajl di usia yng sangat belia, dia menikh di usia 19 tahun dn langsung diberikan anugerah keturunnan, di usianya yang masih23 tahun putranya sudah 3. … lanjutkan membaca ‘Sudah Siapkah Kita Menjemput Ajal?’

Menilik Masalah Wanita di Berbagai Belahan Dunia [Video-inside]

4

Posted by Nur Maulidiyah | Posted in khilafah, Muslimah, my Activity, video | Posted on 29-02-2012

Tags: , , , , , , , , , ,

Assalammu’alaykum warohmatullah :-)

Update blog kali ini lebih cepat dari yang dijanjikan sebelumnya, rajin.com :b . Kali ini saya ingin mengangkat masalah wanita di berbagai belahan dunia, tentu saja kita tidak sedang mencari masalah saja,tetapi juga mencari solusinya.

Di Taiwan

Menurut pengamatan saya sebulan terakhir tinggal di sini dan berinteraksi dengan warga indo di Taiwan, maupun warga Taiwan*walau cuma sedikit,gara-gara tidabisa mandarin #:-s *. Ada beberapa yang menonjol:

  • Wanita di Taiwan sibuk bekerja sama dengan suaminya, bahkan banyak di antara mereka yang jam kerjanya sangat full. Walhasil mengurus rumah tangga,suami,anak diserahkan ke pembantu *rata-rata TKW dari Indonesia*. Pernah saat di Masjid saya bertemu dengan TKW yang diantar majikannya mendaftar universitas terbuka.Dari pembicaraan mereka,majikan sangat khawatir , pembantunya keluar untuk ujian saja.Kata untuk ujian saja saya tebali karena itu berarti cuma beberapa jam keluar karena universitas terbuka untuk TKW dilaksanakan online dan sangat fleksible. Si majikan mengatakan dia harus tahu jam berapa sampai jam berapa ujiannya,karena dia harus izin dari kerjaannya. Padahal waktu ujian adalah hari minggu.Ini adalah salah satu contoh kasus saja, beberapa juga demikian. Dan tentu ini dikarenakan tuntutan biaya hidup yang tinggi dan pemikiran kesetaraan gender.
  • Angka Kelahiran yang turun. Tingkat kesuburan yang rendah ini mengakibatkan jumlah bayi yang dilahirkan menurun setiap tahunnya di Taiwan dan menjadikan Taiwan sebagai negara dengan angka kelahiran terendah di dunia.Pemerintah Taiwan sangat khawatir akan krisis ini. Menteri Kesehatan Taiwan, Yaung Chih-Liang bahkan mengatakan hal ini sebagai “Keadaan Masyarakat yang Tragis”. Yaung juga menegaskan rendahnya angka kelahiran akan menurunkan angka pekerja di masa depan. Dan mengakibatkan beban pemerintah untuk mengurus lansia bertambah. Kesulitan para anak untuk mengurus orang tua yang sudah lanjut usia bisa meningkatkan angka bunuh diri. Bukan hanya masalah ekonomi yang menjadi faktor penurunan angka kelahiran ini. Di masyakarat Taiwan juga berkembang persepsi baru dalam hal standar kehidupan. Sebuah universitas yang melakukan survey terhadap 100 orang yang berusia antara 20-40 tahun menyebutkan, sepertiga dari mereka tidak punya rencana untuk memiliki anak. Hal ini untuk menghindari kebangkrutan dan kebebasan kehidupan mereka.
  • Kenakalan anak yang meningkat karena ibu yang bekerja. Ini seperti yang saya ceritakan di pos Islam di Taiwan.
  • Itu dulu sementara sekilas dari pengamatan saya, untuk kekerasan pada wanita juga banyak terjadi pada TKW yang berasal dari luar taiwan.Miris Bukan?

INDONESIA

Seperti kita ketahui bersama banyak sekali permasalahan yang ada di Indonesia yang menimpa wanita mulai dari kekerasan fisik,pemerkosaan, dan tindakan kekerasan lain.Juga wanita Indonesia banyak yang terpaksa bekerja karena wanita dan seluruh rakyat berada di bawah garis kemiskin padahal negara kaya.Hanya kekayaan alamnya dijual *diberikan* kepada Asing, karena pemerintah menganut kebebasan.Berikut videonya

 

sedangkan di Negara lain, termasuk barat, juga banyak persoalan wanita.Berikut Linknya … lanjutkan membaca ‘Menilik Masalah Wanita di Berbagai Belahan Dunia [Video-inside]‘

Menelaah Langkah, Menata Niat

0

Posted by Nur Maulidiyah | Posted in Motivasi, my Activity | Posted on 28-02-2012

Tags: ,

 

Kita sering sekali di dalam hidup mengikuti roda yang berputar, seakan menjadi orang yang paling sibuk di dunia. So hectic!Dan saat itu, kita merasa dunia begitu cepat berputar. Dan  tiba-tiba kita merasa sudah menua.Banyak sudah yang kita lakukan,  tetapi kita jarang menelaah langkah. Merenungi diri. Kalau bahasa Umar bin Khattab,  menghisab diri sendiri.

Menelaah langkah, menghisab diri adalah hal yang sangat penting.  Karena dengan itu, kita bisa mengetahui apakah kita mengerjakan hal-hal yang diridhoi Allah. Apakah kita melakukan banyak dosa. Apakah hidup kita semakin hari semakin baik atau justru semakin buruk. Tentu saja dengan standar Syariah Islam bukan standar manusia atau hawa nafsu sendiri. Dan tentu karena ini adalah hal yang sangat dianjurkan oleh Islam.

Dari Syadad bin Aus r.a., dari Rasulullah saw., bahwa beliau berkata, “Orang yang pandai adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah swt. (HR. Imam Turmudzi, ia berkata, “Hadits ini adalah hadits hasan”)

Ada beberapa manfaat menelaah langkah , antara lain :
1. Mengukur diri

Dengan menelaah langkah kita sejenak, kita mengevaluasi termasuk yang manakah kita . Orang yang lebih baik dari kemarin (beruntung) . Atau orang dengan kualitas sama dari kemarin (merugi) . Atau justru orang yang celaka yang lebih buruk dari kemarin
2.Menghisab seberapa bekal kita di akhirat

Dengan menghisab amal kita sendiri , kita akan tahu bahwa masih sedikit bekal kita di akhirat.. Dengan instropeksi kita akn tahu sebagian besar waktu kita untuk hal yang bermanfaat ataukah justru hal yang sia-sia. Saya pribadi, setelah diam-diam menelaah langkah, mengetahui betapa banyak waktu untuk mencari bekal kadang yang tersia-sia begitu saja.
3.Menfokuskan tujuan , target dan mimpi-mimpi

Tentu kita semua punya tujuan dalam hidup. Dan ghoyatul ghoyah (tujuan dari segala tujuan) seorang muslim adalah mendapatkan ridho Allah.Kita juga punya target-target pencapaian dalam hidup. Memiliki mimpi-mimpi . Yang terkadang tanpa kita sadari,aktifitas kita sehari-hari melenceng dari mimpi tersebut. Ibaratnya target kita ke arah barat, tetapi aktifitas kita malah berseberangan arah ke timur.

4.Banyak bersyukur

Dengan menelaah langkah sejenak , kitaakan lebih banyak bersyukur dan tidak banyak mengeluh. Dengan bertafakur,  kita mengingat-ingat betapa Allah memberikan nikmat yang begitu banyak pada kita. Sedangkan selama ini kita justru melihat rumput tetangga yang lebih hijau.

5.Bertaubat dini

Salah satu halyang kita telaah adalah dosa dan maksiat yang kita lakukan. Tentu untuk menelaah ini, kita butuh banyak ilmu. Karena terkadang kita tidak menyadari yang kita lakukan ternyata mendatangkan murka dari Allah. Atau bisa jadi saat melakukan tidak sadar.Dengan menelaah diri, kita selayaknya kemudian segera meminta ampunan dari Allah. Karena bisa jadi hambatan, kesulitan hidup  yang kita hadapi adalah peringatan Allah atas maksiat yang kita lakukan dahulu.

6.Menata Niat
Di dunia ini, apapun yang kita lakukan jika niatnya bukan karena Allah,  maka akan menjadi hal yang sia-sia belaka.S ering kita berpenampilan stylist hanya untuk mendapat pujian. Posting status atau foto  di facebook  hanya untuk riya. Naudzubillah. Betul isinya kebaikan/nasehat/amar maruf nahi mungkar tetapi dengan niat yang tidak benar justru menjadi bencana. Seseorang yang kuliah misalnya, dia berusaha keras kuliah di tempat yang bagus tetapi  jika niatnya hanya gengsi,prestise. Maka  tidak ada nilainya di hadapan Allah.

Apalah artinya topeng indah di hadapan manusia . Namun yang dibalik topeng buruk rupa.
Apalah artinya puja,sanjung orang segunung . Namun kelak di akhirat menjadi orang yang linglung kehilangan amal.

Luruskan niat, Telaah Langkah

Nur Maulidiyah. Ibu rumah tangga dan penulis lepas. Alumni Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Malang dan mahad abdurrahman bin auf . Kini menemani perjuangan suami menyelesaikan master di NCU Taiwan. Dan juga akan menmpuh master di bidang yang sama. @nurmaulid.

 

Luruskan niat, Telaah Langkah